Sejarah Dan Awal Terciptanya Internet

Anugerah Computer Sejarah Dan Awal Terciptanya Internet  – Internet dapat menghubungkan berbagai perangkat elektronik seperti komputer, laptop atau smartphone.

Internet dapat dibandingkan dengan skema yang mengubah cara hidup hampir semua orang. Berawal dari kebiasaan berkomunikasi dan diakhiri dengan kegiatan ekonomi.

Periode tahun 1960-an merupakan era awal dari sejarah Internet. Meskipun pada saat itu komputer masih sangat besar  karena menggunakan tabung vakum untuk menyimpan informasi.

Saat itu, seseorang yang ingin menggunakan komputer harus pergi ke lokasi perangkat. Atau, cara termudah adalah mengirim kaset komputer magnetik melalui layanan pos.

Sejarah Internet erat kaitannya dengan peristiwa Perang Dingin yang melibatkan dua negara adidaya, yaitu Uni Soviet dan Amerika Serikat.

Munculnya jaringan internet disebabkan oleh peluncuran satelit Uni Soviet ke luar angkasa.

Menanggapi peluncuran satelit tersebut, Departemen Pertahanan AS segera mencari cara untuk menyebarkan informasinya, meskipun faktanya wilayah AS berada di bawah serangan nuklir.

Melalui upaya tersebut, lahirlah sebuah lembaga bernama ARPANET (Advanced Research Projects Agencies Network).

Sistem ARPANET secara bertahap berkembang menjadi jaringan Internet. Pada saat itu, ARPANET dapat menghubungkan komputer-komputer di Amerika Serikat.

Meskipun sukses secara besar, akan tetapi ruang lingkupnya tetap terbatas pada beberapa organisasi akademik dan penelitian yang terkait dengan Departemen Pertahanan AS.

Berdasarkan ini, sejarah Internet dimulai lagi. Jaringan area luas telah dibangun untuk menyediakan berbagai informasi bagi kebutuhan masyarakat.

Sejarah Internet terus berkembang. Tepatnya, pada 1 Januari 1983, standar protokol komunikasi jaringan Internet, yang disebut Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP), telah dibuat.

Berkat sistem ini, komputer terhubung satu sama lain tanpa batasan jenis apa pun. Perangkat ini dapat dihubungkan secara universal.

ARPANET, yang awalnya berada di jaringan data Departemen Pertahanan AS, berkembang menjadi TCP/IP. Acara ini juga dianggap sebagai hari lahir resmi Internet.

Apa Itu Internet?

Istilah “Internet” sudah tidak asing lagi bagi masyarakat modern karena hampir setiap aspek kehidupan sekarang bergantung pada Internet.

Jaringan ini dapat mempertemukan orang-orang dari berbagai daerah, seperti kota, provinsi, negara, dan benua yang berbeda.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “Internet” berarti jaringan komunikasi elektronik yang menghubungkan komputer dan perangkatnya secara terorganisir ke perangkat lain di seluruh dunia melalui jaringan telepon atau satelit.

Sedangkan mengacu pada buku “Teknologi Informasi dan Komunikasi” (2017) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, istilah “internet” berasal dari kata latin “inter” yang berarti “antara”.

Dianggap kata demi kata, konsep Internet adalah jaringan antara atau koneksi. Sederhananya, Internet adalah jaringan jutaan komputer di seluruh dunia yang terhubung menggunakan protokol TCP/IP.

Internet seperti perpustakaan besar yang menyediakan semua informasi. Semuanya tersedia untuk semua orang. Bentuknya berupa huruf, gambar dan format multimedia lainnya.

Keberadaan internet tidak lepas dari sejarah perkembangan komputer. Karena dari komputer generasi pertama hingga saat ini, setiap komponen mesin menginspirasi lahirnya Internet.

Fungsi internet dapat dibedakan menurut penggunaannya. Namun, fungsi utama Internet adalah untuk menghubungkan perangkat yang berbeda satu sama lain.

Saat ini, Internet telah menjadi sistem jaringan teknologi terbesar di dunia. Setiap orang dapat mengirim dan mengakses berbagai jenis informasi menggunakan standar Internet Protocol (IP).

Hal ini difasilitasi dengan tersedianya layanan jaringan World Wide Web (www).

Bagaimana Internet Ditemukan?

Sejarah Internet dan sejarah perkembangan Internet di dunia berawal dari sistem ARPANET.

Namun, pembahasan tentang sejarah internet sangat sulit karena berkaitan dengan perkembangan teknologi tahun 1960-an.

Rangkuman singkat sejarah internet dapat ditelusuri kembali pada pembentukan badan ARPA di Amerika Serikat sekitar tahun 1969. Saat itu, terbentuklah jaringan komputer yang disebut ARPANET.

ARPANET terus berkembang. Hingga tahun 1980-an, jaringan ini dapat menghubungkan universitas-universitas ternama di AS, meskipun hanya kalangan terbatas yang dapat mengaksesnya.

Selain itu, untuk membahas secara detail sejarah internet di dunia, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

Konsep Awal Internet

ARPANET adalah ide orisinal dimana Internet dapat eksis dan membantu aktivitas semua komunitas di berbagai belahan dunia.

Walaupun pada awalnya cakupan area jaringan masih terbatas, namun secara bertahap ARPANET berkembang menjadi Internet seperti sekarang ini.

Menurut Internet Society, Internet seperti yang dikenal saat ini mewujudkan ide teknis utama, yaitu konsep “Arsitektur Internet”.

Ide ini mengacu pada sistem teknologi jaringan yang dapat dipilih dan dibuat oleh penyedia secara bebas untuk bekerja dengan jaringan lain.

Konsepnya terdengar rumit. Tetapi definisi sederhananya adalah bahwa perangkat komputer dapat terhubung satu sama lain saat ini. Dengan demikian, transfer informasi dapat dilakukan.

Ketika ARPANET dibuat oleh Departemen Pertahanan AS, metode yang digunakan untuk membuat koneksi jaringan ini adalah circuit-switched.

Maksudnya adalah jaringan akan saling terhubung pada level sirkuit sehingga perangkat komputer dapat berkomunikasi.

Kemudian metode “arsitektur interworking” terus diperbarui untuk memunculkan sistem perangkat lunak jaringan baru. Saat itu programnya bernama “Internet”.

Seiring berjalannya waktu, cara kerja sistem ini menjadi tidak terlalu efektif dalam penerapannya.

1944 Komputer Harvard Mark I (computerhistory.org)

Hingga akhirnya, seorang insinyur listrik Amerika bernama Robert Elliot Kahn, bersama dengan Vint Cerf, dua tokoh di balik penciptaan konsep arsitektur interkoneksi, membuat terobosan besar dengan merumuskan dan mengembangkan versi baru dari protokol yang dapat memenuhi kebutuhan.

Dari arsitektur interkoneksi. Jaringan. Protokol ini akhirnya diberi nama Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).

Setelah protokol TCP/IP dibuat, motivasi utama ARPANET dan Internet adalah untuk berbagi sumber informasi.

Agar tidak terlalu rumit, penjelasan singkatnya adalah ini memungkinkan pengguna di jaringan untuk dengan mudah mengakses sistem dan berbagi waktu di seluruh perangkat yang terpasang di ARPANET.

Menghubungkan mereka bersama jauh lebih ekonomis daripada menduplikasi komputer, yang akan sangat mahal.

Jaringan Awal Internet

Sejarah internet diawali dengan munculnya sistem koneksi komputer pertama yakni sistem reservasi maskapai penerbangan atau SABRE dan AUTODIN I (sistem komando dan kontrol pertahanan), keduanya dirancang dan dirilis pada akhir 1950-an dan awal 1960-an.

Komputer tahun 1949 (computerhistory.org)

Sejarah mencatat, memasuki tahun 1960-an produsen komputer saat itu mulai menggunakan teknologi semikonduktor dalam produk komersial.

Kemudian memasang sistem pemrosesan batch konvensional dan sistem pembagian waktu.

Karena adanya Sistem pembagian waktu kemungkinan besar sumber daya komputer akan lebih mudah untuk dibagikan secara berurutan dengan cepat dan melibatkan banyak pengguna.

Seiring berjalannya waktu, ARPANET hadir yang membuat koneksi jaringan host-to-host pertama pada 29 Oktober 1969. ARPANET adalah salah satu jaringan komputer serbaguna pertama.

Sistem ini sudah menggunakan teknologi yang baru yaitu pertukaran paket , dengan efisiensi terhubungnya komputer jadi lebih cepat.

Menyebarnya Internet ke Seluruh Dunia

Sejarah Internet berkembang pesat dari waktu ke waktu. Setelah peluncuran standar protokol TCP/IP, Amerika Serikat kemudian membentuk badan riset yang menggantikan peran ARPANET yang diberi nama National Science Foundation Network (NSFNET) pada tahun 1986.

Saat itu, beberapa jaringan internasional dari beberapa negara telah dibuat. . untuk terhubung melalui layanan NSFNET.

Kemudian jaringan komputer menyebar ke hampir beberapa negara besar. Saat itu, jaringan internet yang menghubungkan komputer hanya menampilkan informasi tekstual.

Namun, sejak tahun 1990, layanan serupa yang dapat menampilkan bentuk grafis adalah “www”. diluncurkan.

Seperti yang dijelaskan dalam buku Teknologi Informasi dan Komunikasi (2017), sejak tahun 1992, Pei Wei telah merilis perangkat lunak bernama Viola. Perangkat lunak ini dapat mengakses “www.” melayani.

Jaringan Gedung Putih Pertama pada tahun 1994  (computerhistory.org)

Setahun kemudian tepatnya 1993, sebuah sistem komputer yang terhubung langsung ke Internet harus memiliki nama domain dan alamat IP berupa karakter numerik dan format tertentu sebagai pengenal.

Atas dasar ini, InterNIC didirikan untuk menyediakan layanan pendaftaran nama domain.

Salah satu instansi pemerintah yang menggunakan layanan ini adalah Amerika Serikat. Saat itulah Gedung Putih mulai online di Internet.

Ratu Elizabeth II mengirim email pertama pada tahun 1976 (computerhistory.org)

Sedangkan layanan akses internet untuk masyarakat umum baru dibuka oleh Compuserve, America Online dan Prodigy setahun kemudian. Baru sekitar tahun 1994 Internet mulai merambah Indonesia.

Sejarah Internet di Indonesia

Menurut buku Onno W. Purbo tentang ICT, sejarah Internet di Indonesia dimulai pada tahun 1990-an. Saat itu, Internet lebih dikenal dengan sebutan Community Network.

M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisomarta, Muhammad Ihsan, Robbie Soebyakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, Onno V.

Purbo adalah sederet nama legendaris di awal perkembangan Internet Indonesia (dari 1992 hingga 1994). Semua turut andil dalam terciptanya jaringan komputer dan internet di Indonesia.

Internet mulai berkembang di Indonesia pada tahun 1994, melalui layanan sejumlah nama tersebut di atas, layanan ISP pertama bernama IPTEKNET (http://www.iptek.net.id/) diluncurkan di Indonesia.

Kemudian, pada tahun yang sama, PT IndoInternet (http://www.indo.net.id/) atau IndoNet diluncurkan di bawah Sanjay.

IndoNet adalah penyedia layanan Internet komersial pertama di Indonesia, awalnya dilisensikan oleh PT Lintas Arta. Sambungan asli ke Internet melalui IndoNet adalah melalui saluran telepon.

Masyarakat Indonesia dan Internet

Sejarah perkembangan internet di Indonesia mulai menunjukkan kemajuan. Padahal, saat ini masyarakat di Indonesia memiliki akses internet dari semua perangkat.

Per Juni 2021, penetrasi internet Indonesia menduduki peringkat ke-7 se-Asia Tenggara menurut pendataan. Secara khusus, jumlah pengguna internet di tanah air mencapai 212,35 juta orang dengan perkiraan jumlah penduduk 276,36 juta orang.

Penggunaan Internet secara massal saat ini tidak lepas dari kemudahan akses layanan tersebut. Apalagi, sejumlah provider menawarkan berbagai paket kuota internet dengan harga yang cukup terjangkau.

Di masa pandemi Covid-19, Internet menjadi sarana hiburan, informasi dan penunjang pembelajaran jarak jauh bagi pelajar. Mengingat peran tersebut, keberadaan internet tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.